Site Network: :: HOME | :: ABOUT | :: THEORY | :: CONTACT

Pendapatan Nasional

A.PENGERTIAN PENDAPATAN NASIONAL
Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor produksi yang digunakan untuk memproduksikan barang dan jasa dalam suatu tahun tertentu (Sukirno, 2008, p36)


B. KONSEP PENDAPATAN NASIONAL
1. PDB/GDP (Produk Domestik Bruto/Gross Domestik Product)
Produk Domestik Bruto adalah jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu Negara selama satu tahun. Dalam perhitungannya, termasuk juga hasil produksi dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi diwilayah yang bersangkutan
PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/Gross Nasional Product)
PNB adalah seluruh nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu Negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk didalamnya barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat Negara tersebut yang berada di luar negeri.
Rumus :
GNP = GDP – Produk netto terhadap luar negeri
NNP (Net National Product)
NNP adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam periode tertentu, setelah dikurangi penyusutan (depresiasi).
Rumus :
NNP = GNP – Penyusutan
NNI (Net National Income)
NNI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat setelah dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax)
Rumus :
NNI = NNP – Pajak tidak langsung
PI (Personal Income)
PI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar sampai ke tangan masyarakat setelah dikurangi oleh laba ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan social, pajak perseorangan dan ditambah dengan transfer payment.
Rumus :
PI = (NNI + transfer payment) – (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan social + Pajak perseorangan )
DI (Disposible Income)
DI adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan oleh penerimanya.
Rumus :
DI = PI – Pajak langsung


C. METODE PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
1. Pendekatan Nilai Produksi
adalah dengan mengalikan jumlah seluruh barang dan jasa yang diproduksi dalam satu tahun dengan harga satuannya masing-masing.
Rumus: Y= [(P1 x Q1) + ( P2xQ2) + ( P3xQ3) + …+(PnxQn)]
 
yang perlu diingat dalam hal ini adalah jangan sampai melakukan perhitungan berulang terhadap suatu jenis barang dan atau jasa. oleh karena itu, yang harus dijumlahkan adalah nilai tambah dari barang dan jasa, bukan nilai akhirnya. jadi, besarnya pendapatan nasional adalah sebesar nilai tambahnya yaitu Rp 50.000
komponen pendapatan nasional menurut pendekatan nilai produksi terdiri dari Sembilan lapangan usaha sebagai penghasil barang dan jasa, sebagai berikut:
a. pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan.
b. pertambangan dan penggalian.
c. industry pengolahan.
d. listrik, gas, dan air minum.
e. bangunan.
f. perdagangan, hotel, dan restoran.
g. pengangkutan dan komunikasi.
h. keuangan, penyewaan, dan jasa perusahaan
i. jasa-jasa


2. Pendekatan Pendapatan
merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan (rent, wage, interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi dalam suatu negara selama satu periode.
Rumus : Y = W + r + i + P
keterangan:
Y : pendapatan nasional
W : wage (upah atau gaji)
r : rent ( sewa)
i : interest ( bunga)
P : Profit


3. Pendekatan Pengeluaran
adalah pendekatan dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh semua pelaku ekonomi, baik itu rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan sector luar negeri.
rumus: Y= C + I + G + ( X-M)
keterangan :
Y :pendapatan nasional
C : konsumsi rumah tangga
I : investasi oleh perusahaan
G : pengeluaran pemerintah
X-M : ekspor netto ( nilai ekspor- nilai impor)


D. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional
a. kualitas sumber daya manusia
b. potensi sumber daya alam
c. jumlah modal yang digunakan
d.tingkat teknologi yang digunakan
e. stabilitas keamanan
f. kebijakan pemerintah
g. keadaan geografis dan geologis
h. konsumsi, tabungan, dan investasi


E. Tujuan dan Manfaat Mempelajari Pendapatan Nasional


v Tujuan :
Mengetahui kemampuan dan pemerataan perekonomian masyarakat dan negara
Memperoleh taksiran yang akurat tentang nilai barang dan jasa dalam satu tahun
Membantu pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan
Mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian negara
v Manfaat :
Mengetahui struktur perekonomian negara (agraris, industri, jasa)
Mengetahui pertumbuhan perekonomian negara, dengan cara membandingkan pendapatan nasional dari waktu ke waktu
Dapat membandingkan perekonomian antar daerah
Dapat dijadikan dasar perbandingan dengan perekonomian negara lain
Dapat membantu kebijakan pemerintah di bidang ekonomi

0 Comments:

Post a Comment